Generasi Milenial saat ini memang menjadi perbincangan publik, baik di dunia maupun di Indonesia. Tingkahnya terus diamati oleh para peniliti. Sebabnya genarasi ini berbeda dengan generasi sebelumnya mengenai cara berpikir dan tingkah lakunya.

Begitupula saat mereka mencari hunian. Milenial kini banyak yang lebih memilih tinggal di apartemen dibanding dengan tinggal dengan orang tua. Anak muda usia 22 hingga 37 tahun banyak yang memutuskan untuk pindah dari tempat tinggal orang tua dan lebih memilih menyewa apartemen.

Sayangnya, banyak milenial yang salah langkah saat ingin meakukan sewa apartemen. Dengan banyak melakukan kesalahan akan membuat kerugian bagi mereka. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Gary Saharov, seorang makelar dari Caliber Associates yang berpusat di New York, Amerika Serikat.

“Generasi milenial membuat banyak kesalahan ketika mereka mencari apartemen karena tidak mempertimbangkan segala sesuatu yang perlu diketahui,”  tutur Gary.

Lalu apa saja kesalahan yang dialami oleh para generasi milenial saat ingin menyewa apartemen?

Hanya Mencari Melalui Online

Banyaknya iklan atau situs penyewa apartemen membuat generasi milenial tertarik untuk langsung menyewanya. Tak sedikit milenial yang langsung menyewa apartemen melalui online, tanpa melihat kondisinya terlebih dahulu. Bukan berarti menyewa melalui online salah, akan tetapi terkadang foto yang ditampilkan tidak sesuai dengan kenyataannya. Oleh karena itu, disarankan sebelum melakukan pembayaran DP atau melunasi, lakukanlah survei terlebih dahulu.

Dengan langkah ini Anda juga bisa mendapatkan apartemen yang lebih bagus dengan harga yang sama. Banyaklah bertanya kepada teman, atau sahabat agar tidak mendapati harga sewa apartemen lebih mahal. Rekomendasi dari teman akan membawa Anda ke hunian yang lebih baik.

Menyewa saat High Season

Saat menyewa apartemen itu tidak sembaranagan. Apalagi jika Anda melakukannya di waktu yang tidak tepat. Biasanya musim high season itu mulai dari bulan April hingga September. Hal ini disebabkan karena banyak lulusan baru yang berburu untuk menyewa apartemen. Maka jika Anda ingin menyewa apartemen hindari di bulan-bulan tersebut. Perbedaan harga juga sangat kentara jika Anda menyewa apartemen di saat high season.

Terlalu Buru-buru

Banyak generasi milenial saat mencari apartemen itu terlalu mendadak. Bahkan ada yang satu hingga dua minggu sebelum pindah. Jangan terburu-buru dalam menyewa apartemen, karena akan berdampak pada apartemen yang Anda sewa kurang maksimal. Standarnya atau waktu terbaik adalah satu bulan sebelum pindah.

“Waktu terbaik membuat keputusan adalah 30 hari atau 24 hari sebelum pindah,” kata Gary.

Kurang Teliti

Ketika Anda sudah terburu-buru maka berdampak juga pada tingkat ketelitian. Banyak milenial yang kurang teliti dalam menyewa apartemen. Terutama dalam sisi keamanan. Carilah apartemen yang tingkat keamanannya bagus dan memiliki catatan pengelolaan yang bagus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here