Mengelola keuangan adalah salah satu hal yang bisa dikatakan susah-susah gampang. Jika ada yang menerapkan secara rutin dan disiplin, maka tidak akan menemui kesulitan. Namun jika mengelola keuangannya masih asal-asalan dan tidak konsisten, maka akan berantakan.

Mengelola keuangan itu sangat penting. Oleh karena itu, banyak yang mengajarkan mengelola keuangan sejak dini. Hal ini agar di masa depan, kita tidak sulit atau kaget untuk mengelola keuangan. Namun semua itu tidak ada kata terlambat. Jika kamu saat ini belum bisa menerapkan pengelolaan uang yang baik, kamu bisa mengikuti tips dari Indofinansial, khusus untuk generasi milenial.

Generasi milenial adalah generasi yang jauh berbeda degan generasi sebelumnya. Karakteristik yang berbeda inilah, membuat generasi ini menjadi perbincangan banyak orang. Generasi milenial adalah generasi yang lahir mulai tahun 1980 hingga 1997. Dengan karakter yang berbeda, seperti apa sih cara mengelola keuangan bagi generasi milenial yang baik dan benar?

Harus Memiliki Tujuan dan rencana keuangan yang jelas
Seperti yang telah dijelaskan sedikit di atas bahwa mengelola keuangan itu sangat penting. Degan mengelolanya dengan baik, maka kondisi keuanganmu di masa depan akan lebih baik.

Memiliki tujuan dan rencana keuangan yang jelas dan detil adalah langkah pertama yang bisa dilakukan oleh generasi milenial. Sebagai generasi milenial, kamu harus menentukan terlebih dahulu mengenai tujuan finansial yang akan dicapai. Baik dari jangka pendek maupun jangka panjang.

Dengan mengetahui tujuan tersebut, kamu bisa mengatur keuangan ke depannya seperti apa. Cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengatur pendapatan dan pengeluaran setiap bulan, yakni 50/20/30. Angka tersebut artinya 50% untuk kebutuhan sehari-hari, 20% digunakan untuk menabung atau investasi, dan 30% sisanya digunakan untuk kebutuhan pribadi.

Jika Hutang, Lebih Baik Digunakan dengan Hal Produktif
Hutang itu memiliki dua sisi, positif maupun negatif. Jika kamu memang memerlukan hutang, itu sah-sah saja, adal digunakan dengan hal yang positif dan produktif, bukan konsumtif.

Contoh hutang yang digunakan untuk hal produktif adalah seperti untuk membuka usaha, membeli barang kebutuhan pokok tahan lama, dan lain sebagainya.

Persiapkan Sebagian Dana Untuk Liburan
Menurut bebeapa sumber, bahwa generasi milenial adalah generasi yang leih suka traveling, dibandingkan dengan menabung. Alasannya adalah dengan melakukan perjalanan, akan mendapat pengalaman yang lebi luas. Oleh karena itu, nabung harus jalan, liburan pun juga tetap jalan.

Kamu bisa menyisakan sebagian dana untuk traveling. Anggaran yang bisa kamu ambil dari uang 30% dari kebutuhan pribadi. Selain itu, untuk menunjang traveling, kamu harus memiliki beberapa alat perlengkapan agar travelingmu bisa nyaman. Misalnya kamera, tas, dan lain sebagainya.

Saat ingin membeli peralatan tersebut, kamu sebagai generasi milenial tentunya sudah lebih jeli. Kamu bisa cari di toko online. Misalnya kamu cek harga kamera isaw, atau perlengkapan travelig lainnya.

Memiliki Tabungan atau Investasi
Punya tabungan atau investasi itu penting untuk kehidupan masa depan. Kamu bisa memilih jenis tabungan atau investasi yang sesuai dengan penghasilanmu. Pilah dan pilih yang bisa menguntungkan investasimu.

Tapi ingat, pilih tabungan atau investasi yang terpercaya. Jangan tergiur dengan iming-iming keuntungan yang besar.

Lakukan Secara Konsisten
Semua langkah di atas haus kamu lakukan dengan konsisten dan disiplin. Jika tidak, pengelolaan keuanganmu akan habis dan tidak tahu kemana perginya uang tersebut.

Dengan mengatur keuangan secar konsisten akan membuat terbiasa ke depannya jika sewaktu-waktu terdapat masalah keuangan. Semoga dengan artikel ini, para generasi milenial bisa mengatur keuangannya dengan baik!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here